Jering atau jengkol (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum) adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bijinya digemari di Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai bahan pangan. Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jering)
Hampir semua kita tahu bahwa jengkol adalah makanan yang terkenal akan baunya. Sebagian orang sangat membenci makanan tersebut namun tidak sedikit pula yang tergila-giila mengkonsumsi makanan yang memiliki bau yang kurang sedap tersebut.
Hampir semua kita tahu bahwa jengkol adalah makanan yang terkenal akan baunya. Sebagian orang sangat membenci makanan tersebut namun tidak sedikit pula yang tergila-giila mengkonsumsi makanan yang memiliki bau yang kurang sedap tersebut.
Dibalik akan baunya yang kurang sedap, jengkol juga memiliki beberapa Manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. Kandungan mineral cukup banyak seperti karbohidrat, zat besi, protein, fosfor dan beberapa vitamin seperti vitamin A, B dan C sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.
Berikut adalah Manfaat jengkol bagi Kesehatan :
1. Penyembuhan Luka
Kandungan protein dalam makanan jengkol cukup banyak bahkan lebih banyak dari makanan lain seperti kedelai dan kacang hijau. Dalam 100 gram jengkol mengandung sekitar 23,3 gram protein. Protein sangat berguna bagi tubuh untuk merangsang pertumbuhan sel-sel baru dan membantu mempercepat penyembuhan luka.
2. Stamina
Selain protein, jengkol juga mengandung zat besi yang berguna untuk mengangkat oksigen ke dalam tubuh. Bayangkan jika zat besi dalam tubuh berkurang yang mengakibatkan asupan oksigen pun berkurang. Tubuh akan lemas dan loyo. Dalam 100 gram jengkol mengandung 4,7 gram zat besi.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Fosfor juga mineral lain yang terkandung dalam jengkol, dalam satu buah jengkol berukuran 100 gram mengandung sekitar 166,7m fosfor. Fosfor berguna bagi tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi seperti layaknya kalsium.
4. Menjaga Tulang dari Pengeroposan
Kadar kalsium dalam jengkol adalah 140mg/100g bahan. Kalsium akan menjaga tulang anda dari pengeroposan. Makanan ini juga baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan kalsium dalam jumlah besar.
5. Anti Oksidan dan Radikal Bebas
Jengkol juga mengandung beberapa vitamin yang baik untuk tubuh, diantaranya vitamin A, B1, B2, dan C. Kandungan vitamin A pada jengkol sekitar 658mg/100 gram yang berguna untuk kesehatan mata. Selain itu juga ada vitamin B1 yang berfungsi untuk kepekaan saraf dan B2 untuk membantu penyerapan protein. Jengkol juga mengandung 80mg vitamin C tiap 100 gramnya. Vitamin C sangat berguna bagi tubuh sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
Ternyata disamping baunya yang kadang menimbulkan aroma kurang sedap ternyata mengandung beberapa mineral yang baik untuk tubuh. Bau pada jengkol berasal dari sulfur yang terkandung dalam asam amino. Namun tidak semua jengkol memiliki zat-zat mineral yang berguna untuk tubuh seperti yang tersebut di atas. Ada juga beberapa jengkol terutama jengkol liar yang malah mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan. Jadi kalau beli Jengkol serahkan pada Ahlinya (Beli Yang Pasti Pasti aja ya….)
Sumber Artikel : carabadansehat.blogspot.com
1. Penyembuhan Luka
Kandungan protein dalam makanan jengkol cukup banyak bahkan lebih banyak dari makanan lain seperti kedelai dan kacang hijau. Dalam 100 gram jengkol mengandung sekitar 23,3 gram protein. Protein sangat berguna bagi tubuh untuk merangsang pertumbuhan sel-sel baru dan membantu mempercepat penyembuhan luka.
2. Stamina
Selain protein, jengkol juga mengandung zat besi yang berguna untuk mengangkat oksigen ke dalam tubuh. Bayangkan jika zat besi dalam tubuh berkurang yang mengakibatkan asupan oksigen pun berkurang. Tubuh akan lemas dan loyo. Dalam 100 gram jengkol mengandung 4,7 gram zat besi.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Fosfor juga mineral lain yang terkandung dalam jengkol, dalam satu buah jengkol berukuran 100 gram mengandung sekitar 166,7m fosfor. Fosfor berguna bagi tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi seperti layaknya kalsium.
4. Menjaga Tulang dari Pengeroposan
Kadar kalsium dalam jengkol adalah 140mg/100g bahan. Kalsium akan menjaga tulang anda dari pengeroposan. Makanan ini juga baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan kalsium dalam jumlah besar.
5. Anti Oksidan dan Radikal Bebas
Jengkol juga mengandung beberapa vitamin yang baik untuk tubuh, diantaranya vitamin A, B1, B2, dan C. Kandungan vitamin A pada jengkol sekitar 658mg/100 gram yang berguna untuk kesehatan mata. Selain itu juga ada vitamin B1 yang berfungsi untuk kepekaan saraf dan B2 untuk membantu penyerapan protein. Jengkol juga mengandung 80mg vitamin C tiap 100 gramnya. Vitamin C sangat berguna bagi tubuh sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
Ternyata disamping baunya yang kadang menimbulkan aroma kurang sedap ternyata mengandung beberapa mineral yang baik untuk tubuh. Bau pada jengkol berasal dari sulfur yang terkandung dalam asam amino. Namun tidak semua jengkol memiliki zat-zat mineral yang berguna untuk tubuh seperti yang tersebut di atas. Ada juga beberapa jengkol terutama jengkol liar yang malah mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan. Jadi kalau beli Jengkol serahkan pada Ahlinya (Beli Yang Pasti Pasti aja ya….)
Sumber Artikel : carabadansehat.blogspot.com