MANFAAT BUNGA KAMBOJA UNTUK KESEHATAN

Meski saat ini  Bunga kamboja (plumeria acuminate) sudah banyak dibudidayakan dirumah-rumah tetapi bunga ini masih tetap meninggalkan kesan angker terutama di jawa karena bunga kamboja sering ditanam di kuburan seperti halnya di Komplek Pemakaman yang ada di kota saya.

Meskipun namanya kamboja tetapi asal tanaman ini bukan berasal dari Negara Kamboja. Tanaman berbunga kuning putih ini berasal dari Amerika tengah. Ditemukan oleh seorang botanis perancis bernama Charles Plumier. Itu sebabnya tanaman kamboja memiliki nama latin plumier

Di Bali bunga kamboja disebut sebagai bunga jepun yang menghiasi taman sekitar rumah. Bahkan bunga kambja dianggap sebagai bunga yang istimewa. Orang bali dan orang-orang yang mengunjungi bali biasa menyelipkan bunga kamboja di telinga. Bunga ini juga dianggap memiliki nilai magis yang kuat sehingga banyak dipakai dalam upacara adat maupun persembahayangan umat hindu bali.

Bagi anda yang ingin merawat tanaman kamboja tidak perlu khawatir untuk soal perawatan, tanaman ini sangat mudah bahkan tidak memerlukan perawatan khusus.

Tidak hanya cantik untuk menghias rumah ternyata orang sudah menggunakan manfaat bunga kamboja untuk mengobati beberapa kondisi kesehatan bahkan ekstrak bunga kamboja sudah dipasarkan secara komersial.

Bunga kamboja mengandung asam plumerat, asam serotinat, plumerid, agodiadin, kuatcut, senyawa triterpenoid, amyrin, damar, senyawa karet, dan lupeol. Zat pahit dalam kulit dan getah tanaman ini beracun, jadi sebaiknya memanfaatkannya hanya jika anda benar-benar mengerti.

Bagi masyarakat jawa mungkin masih risih mengkonsumsi teh bunga kamboja karena bunga ini didaerah jawa masih identik dengan bunga kuburan tetapi sebenarnya dibanyak tempat teh bunga kamboja dikenal dengan rasanya yang enak dan menyegarkan.

Seduhan bunga kamboja memiliki efek menyejukan dan baik untuk pencernaan. Ada juga yang menggunakan bunga kamboja segar sebagai bahan tambahan sayuran. Selain bertambah sedap, juga baik untuk kesehatan.

Daun Bunga kamboja mampu mengobati bisul. 
Caranya dengan memanaskan daun kamboja yang masih segar sampai layu kemudian tempelkan di bisul selagi masih panas. Ulangi beberapa kali sehari hingga bisul kempes.

Manfaat bunga kamboja untuk mengasi disentri.
Senyawa fulvoplumerin yang terdapat di hampir semua bagian tanaman ini dapat mengobati disentri.  Caranya : seduh 12-24 gram bunga kamboja kering dalam 3 gelas air, biarkan surut sampai menjadi satu gelas dan minum air tersebut sekali sehari. Senyawa fulvoplumerin juga dipercaya dapat mengobati hepatitis, TBC dan radang saluran pernapasan.

Manfaat lain bunga kamboja
Seduhan bunga kamboja yang dikeringkan bisa menurunkan panas demam, radang gusi atau tenggorokan, menormalkan buang air besar dan mengatasi bibir pecah-pecah.

Sumber Artikel : manfaatin.com