Daun katuk (Sauropus androgynous) ditemukan sangat berlimpah di Indonesia. Beberapa orang menggunakan katuk sebagai obat herbal tradisional dan pakan ternak. Daun katuk dapat menjadi suplemen untuk meningkatkan produksi ASI. Beberapa jenis produk kecantikan juga menggunakan daun katuk sebagai bahan baku. Daun katuk dikenal oleh orang Jawa sebagai sayuran dan pewarna makanan. Daun katuk hanya ditanam sebagai tanaman hias di pagar dan halaman, tetapi metode ekstensifikasi dapat dikembangkan di perkebunan khusus
Manfaat Daun katuk telah dikenal sejak zaman dahulu sebagai tanaman dengan manfaat kesehatan yang luar biasa. Biasanya digunakan oleh para ibu yang ingin meningkatkan produksi air susu ibu (ASI). Selain itu, daun katuk juga telah menjadi sumber nutrisi dan obat tradisional di berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Tanaman daun ini memiliki kandungan zat gizi yang tinggi dan memiliki banyak senyawa fitokimia seperti saponin, flavonoid, tanin, dan isoflavonoid yang menyerupai estrogen. Senyawa-senyawa ini memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.
Daun katuk mengandung provitamin A. Dengan megosumsi secara teratur dapat membantu mencegah gangguan penglihatan dan menjaga kesehatan mata.
Daun Katuk Membantu Meningkatkan daya tahan tubuh
Vitamin C yang terkandung dalam daun katuk berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsinya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Daun Katuk Membantu Mengatasi anemia
Kandungan zat besi yang tinggi dalam daun katuk sangat efektif dalam mengatasi anemia atau kekurangan darah. Mengonsumsi daunnya dapat membantu memperbaiki jumlah sel darah merah dan mengatasi anemia.
Daun Katuk Membantu Menurunkan berat badan
Daun katuk rendah kalori dan karbohidrat, namun kaya akan protein. Ini menjadikannya sebagai makanan yang baik untuk program penurunan berat badan.
Daun Katuk Membantu Mencegah kanker
Senyawa flavonoid dan saponin yang terdapat dalam daun katuk memiliki aktivitas antikanker. Dengan mengosumsi secara teratur dapat membantu melindungi tubuh dari risiko kanker.
Daun Katuk Membantu Mengurangi tekanan darah tinggi
Daun katuk memiliki sifat vasodilator, yaitu dapat melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Ini sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Daun Katuk Membantu Mencegah osteoporosis
Senyawa isoflavonoid dalam daun katuk memiliki efek yang mirip dengan estrogen. Hal ini dapat membantu melambatkan berkurangnya massa tulang (osteoma Lasia) dan mencegah osteoporosis pada wanita.
Daun Katuk Membantu Menjaga kesehatan tulang
Daun katuk mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk kesehatan tulang. Hal ini tentunya dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis.
Daun Katuk Membantu Meningkatkan produksi ASI
Daun katuk telah lama digunakan oleh ibu menyusui untuk meningkatkan produksi air susu ibu (ASI). Kandungan gizi dan senyawa aktif didalamnya dapat merangsang produksi ASI secara alami.
Daun Katuk Membantu Menyehatkan ibu setelah persalinan
Daun katuk memiliki sifat penyembuhan dan pemulihan yang baik. Dengan Mengonsumsi daun ini setelah persalinan dapat membantu ibu pulih lebih cepat dan mengembalikan energi serta kebugaran tubuh.
Dengan kandungan gizi yang tinggi dan berbagai senyawa aktif yang dimilikinya,ia merupakan tanaman multi khasiat yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan manusia.
Demikian postingan singkat tentang Manfaat Daun Katuk Untuk Kesehatan, Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian
Sumber Artikel : faperta.umsu.ac.id